Home > Uncategorized > Tak Lulus UN: DIY Tertinggi, Bali Drastis

Tak Lulus UN: DIY Tertinggi, Bali Drastis

Meski berjuluk Kota Pelajar, Yogyakarta memiliki prosentase angka ketidaklulusan Ujian Nasional (UN) yang tinggi sepanjang diberlakukannya UN. Peningkatan siswa yang tidak lulus juga terjadi di Bali.

“Tahun ini ada 9.237 siswa yang tidak lulus ujian nasional dari jumlah peserta tingkat SMA sederajat sebanyak 41.657 peserta,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY, Suwarsih Madya, Minggu, 25 April 2010.

Sebagai perbandingan, pada tahun ajaran lalu, angka ketidaklulusan pelajar dalam mengikuti UN mencapai 1.800 siswa. Angka itu setara dengan 6,606 persen dari jumlah perserta ujian nasional sebanyak 40.000 peserta.

Angka ketidaklulusan pelajar ini mengalami peningkatan yang sangat drastis. Bahkan mencapai 400 persen bila dibandingkan angka ketidaklulusan ujian nasional pada tahun ajaran 2008/2009.

Menurutnya jumlah siswa yang tidak lulus UN terdiri dari 4.623 siswa SMA/MA dan 4.614 siswa SMK. Sedangkan untuk tingkat kelulusannya, dari 19.505 siswa SMA/MA yang mengikuti ujian, yang berhasil lulus sebanyak 14.882 siswa (76,30 persen).

Sedangkan dari 22.153 siswa SMK yang ikut UN, yang dinyatakan lulus hanya 17.538 siswa (79,17 persen). “Tingkat kelulusan peserta UN dari SMK lebih baik dibandingkan dengan peserta UN dari SMA/MA,” kata Suwarsih.

Lebih lanjut Suwarsih menyatakan angka ketidaklulusan UN pada tahun ajaran 2009/2010 ini merupakan angka ketidaklulusan paling tinggi sepanjang diberlakukannya UN. Namun demikian pelaksanaan UN yang ada di DIY ini paling jujur se Indonesia, berdasarkan Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP).

Sedangkan untuk di Bali, tingkat kelulusan ujian nasional tahun mengalami penurunan drastis. Sebanyak 1.093 siswa SMA dan SMK tidak lulus ujian nasional tahun ini, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 66 siswa.

Meski begitu Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Provinsi Bali menolak jika banyaknya siswa tidak lulus itu akibat kisruh ujian nasional beberapa waktu lalu.

“Tingkat kelulusan tahun ini memang turun, tapi walaupun turun ini membuktikan tingkat kejujuran siswa itu tinggi, dan tidak terkait dengan kisruh ujian kemarin,” ujar I Wayan Suasta, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali, Minggu 25 April 2010.

Di tahun 2009 terdapat 26.775  peserta ujian tingkat SMA dan sebanyak 20 siswa tidak lulus, sehingga tingkat kelulusannya 99,62 persen.

Kemudian untuk tahun 2010 ini peserta ujian nasional tingkat SMA ada 25.562 siswa, dan tidak lulus sebanyak 702 siswa, sehingga tingkat kelulusannya menurun menjadi 97,25 persen.

Sementara itu, ujian tingkat SMK ditahun 2009 ada 11.253 peserta ujian, 46 siswa tidak lulus, sehingga tingkat kelulusannya mencapai 99,59 persen. Tingkat SMK ditahun 2010 ini ada 15.425 peserta ujian, dengan siswa tidak lulus 391 orang, sehingga tingkat kelulusannya menjadi 97,47 persen.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: