Home > Uncategorized > Saudi Ancam Blokir Layanan BlackBerry

Saudi Ancam Blokir Layanan BlackBerry

Tidak hanya terjadi di Uni Emirat Arab (UEA), jutaan pengguna BlackBerry di Arab Saudi juga terancam tidak dapat menikmati layanan telepon keluaran RIM itu.

Salah seorang sumber di negeri itu, Senin (2/8) mengatakan bahwa pemerintah Arab Saudi telah memerintahkan perusahaan telekomunikasi lokal untuk membekukan layanan messenger BlackBerry. Namun pejabat dari badan yang mengatur telekomunikasi di Arab Saudi menolak berkomentar tentang hal itu.

Dilaporkan, pemerintah Arab Saudi menginginkan izin akses untuk melihat pesan yang terkirim melalui layanan telepon pintar tersebut. Aplikasi BlackBerry Messenger sendiri berkembang pesat di negara-negara Teluk. Namun karena data yang terkirim melalui server di luar negri, maka pemerintah setempat tidak dapat menelusuri jejak data tersebut.

Sebelumnya UEA berencana memblokir penggunaan layanan BlackBerry Messenger, serta layanan email dan browser mulai 11 Oktober mendatang sampai solusi yang tepat ditemukan.

Beberapa waktu lalu pemerintah India dan Bahrain memperingatkan para pengguna BlackBerry untuk tidak mengirim berita melalui messenger. Ini terkait dengan penggunaan data melalui telepon seluler dalam penyerangan Mumbai pada 2008 lalu.

Pemblokiran layanan BlackBerry di Arab Saudi tentunya akan mengganggu kinerja perusahaan dan individu pengguna BlackBerry yang berjumlah hampir mencapai 700 ribu orang.

Selain itu perangkat BlackBerry telah menjadi “barang wajib” bagi kaum muda di Arab Saudi. BlackBerry dapat membuat mereka saling terkoneksi satu sama lain.

“Sekitar 80% pengguna BlackBerry di Arab Saudi merupakan pengguna individu dan 20% merupakan perusahaan. Jumlah rasio seperti ini berbalik di negara-negara berkembang,” ungkap salah seorang sumber.

Sementara di UEA, Direktur Jenderal Telecommunications Regulatory Authority (TRA) Mohammed Al Ghanem mengatakan bahwa layanan BlackBerry dapat membuat para penggunanya bertindak tanpa memperhatikan keamanan sosial. “Sensor tidak dapat menangani masalah ini tetapi kami sedang berdiskusi dengan mereka,” katanya.

Namun masalah serupa tidak ditemui pada pengguna telepon pintar lainnya, seperti Nokia dan Apple iPhone. Menurut Al Ghanem, isu tersebut merupakan masalah yang dihadapi RIM karena seluruh lalu lintas email melalui jaringan operasinya sendiri,” kata analis Atlantic Equities James Cordwell.

Dengan pemblokiran layanan BlackBerry di beberapa negara teluk, sebanyak 3% atau 1,2 juta dari total pelanggan BlackBerry di dunia yang mencapai 41 juta merasa dirugikan. “Namun pasar di UEA tidak terlalu signifikan bagi RIM. Hal itu akan menjadi kekhawatiran besar jika terjadi di negara dengan pasar yang besar seperti China, di mana terdapat masalah keamanan yang serupa,” ujar Cordwell.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: