Home > life style > Sel Induk Alternatif Obati Penyakit

Sel Induk Alternatif Obati Penyakit

Para ilmuwan melaporkan perkembangan lebih baik dengan metode menciptakan sel induk tanpa menggunakan embrio.

Kemajuan dalam pemrograman ulang sel oleh para peneliti di Boston itu mendapat pujian sebagai cara yang lebih efisien untuk mengubah sel kulit menjadi sel-sel batang, langkah untuk mengembangkan pengobatan medis baru.

Seorang pakar mengatakan pendekatan baru ini mungkin cara praktis pertama untuk membuat sel-sel itu menciptakan jaringan baru untuk mengobati kondisi penyakit seperti diabetes dan Parkinson.

Pada 2007, ketika para ilmuwan pertama kali melaporkan bahwa mereka telah memprogram sel-sel kulit menjadi sel batang, ini dianggap sebagai alternatif untuk mendapatkan sel induk dari embrio, yang kemudian dihancurkan. Sejak itu, peneliti bekerja dengan metode fine-tuning.

Embrio sel induk yang memiliki kemampuan berubah menjadi semua jenis sel, terus menuai kontroversial. Bulan lalu, seorang hakim AS memotong dana federal untuk penelitian sel induk. Sedangkan pengadilan yang berbeda memutuskan bahwa pendanaan studi sel induk bisa terus berjalan, sementara argumen hukum berlanjut.

Pemrograman ulang sel ini menghasilkan apa yang para ilmuwan sebut sebagai sel iPS, untuk induksi sel induk berpotensi majemuk. Teknologi ini pertama kali digunakan agar sel induk terlibat dalam mengganggu DNA dari sel-sel kulit. Metode ini akan memperkenalkan risiko kanker untuk setiap pasien yang mendapat jaringan transplantasi berasal dari sel iPS. Jadi peneliti telah mengembangkan metode alternatif.

“Pendekatan baru yang lebih efisien dibandingkan upaya sebelumnya dan menghindari gangguan dengan DNA,” kata Derrick Rossi dari Children’s Hospital Boston dan Harvard Stem Cell Institut. Dia dan rekan-rekannya melaporkan pekerjaan itu dalam sebuah makalah yang diterbitkan secara online di jurnal Cell Stem Cell.

Teknik mereka memperlakukan sel-sel kulit dengan bentuk modifikasi dari RNA, turunan kimia DNA yang biasanya mentransmisikan instruksi dari gen ke protein-mesin pembuatan sel. Rossi telah mematenkan teknik ini dan membentuk sebuah perusahaan untuk penggunaannya.

Para ahli yang tidak terkait dengan studi ini memuji hasil pekerjaan ini. “Metode ini tampaknya sangat efisien, yang berarti sel-sel iPS yang dihasilkan akan berkualitas baik,” kata Marius Wernig, seorang peneliti iPS di Stanford University.

Ini akan mengakibatkan pekerjaan lebih lanjut. “Jika demikian, itu akan menjadi metode praktis pertama untuk menghasilkan sel-sel iPS yang dapat digunakan untuk terapi transplantasi,” kata Werning.

“Jika ternyata menjadi cara yang sangat efisien untuk menghasilkan sel iPS tanpa modifikasi genetika, maka itu akan menjadi kemajuan besar,” kata Wernig lagi.

Kathrin Plath dari University of California, Los Angeles, menyebut pekerjaan itu ‘sangat mengesankan’, dan mengatakan hasil pekerjaan itu muncul untuk menunjukkan pendekatan terbaik sejauh ini untuk membuat sel-sel itu untuk jaringan transplantasi.

“Kami pasti akan mencoba metode ini di sini di UCLA,” katanya dalam sebuah e-mail. Namun, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat dari pendekatan baru. [mor]

Posted with WordPress for BlackBerry.

Categories: life style
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: