Home > Uncategorized > IBADAH HAJI

IBADAH HAJI

Al hajj / ibadah haji adalah penyempurnaan dari rukun Islam.Dan diadakan pada bulan Dzulhijjah serta diadakan di Al Haram (Makkah Al Mukaromah).

Seseorang menunaikan ibadah haji karna beberapa sebab :

1. Nasab

Yaitu memang orang tersebut dari keluar kaya.Sehingga dengan kekayaan dari orang tua / warisan membuat dia bisa berhaji.

2. Nasib

Karena nasib yang baik sehingga tanpa biaya apapun dia bisa berhaji.Seperti pembimbing haji,dokter untuk menjaga kesehatan yang berhaji,orang yang dibiayai orang lain/saudaranya untuk berhaji.

3. Nishob

Dengan mengumpulkan sedikit demi sedikit/menabung untuk biaya berhaji.

4. Nusub

Orang karena bekerja di Saudi (TKI/TKW) secara otomatis dia bisa berhaji seijin majikan dimana dia bekerja.

Kesempurnaan orang berhaji harus memiliki :

– Kemampuan

Kemampuan disini terpenuhinya persyaratan administrasi sehingga dia bisa untuk berhaji.Jelas dia mampu untuk membayar biaya haji.

– Niat

Niat betul-betul berhaji karena semata-mata beribadah kepada Allah SWT.Rasulullah saw pernah bersabda yang arti bebasnya ; bahwa nanti orang berhaji memiliki niat selain untuk beribadah kepada Allah.Seorang pemimpin/kyai akan berhaji karena ” Li sum’ah ” yaitu karena gelar.Merasa tidak pantas seseorang pemimpin tidak ada gelar haji atau kyai tidak afdhol jika tidak ada embel-embel ” K H “/kyai haji.
Orang kaya yang berhaji untuk ” Li tijaroh ” yaitu berhaji dengan diluangkan untuk berdagang di Makkah.
Yang berikutnya menurut Rasulullah saw yaitu orang miskin berhaji tapi disana dia meminta-minta sedekah kepada orang-orang berhaji.

– Berilmu

Orang beribadah harus faham akan ilmunya jika tidak ibadahnya akan tertolak kata Rasulullah saw.Jadi jika akan menuaikan ibadah haji harus faham betul tata cara haji.

– Permohonan ma’af

Ma’af bukan hanya dari Allah semata tapi juga dari sesama manusia.Jadi tidak ada beban kesalahan sehingga akan tenang nantinya untuk menunaikan ibadah haji.

– Do’a

Permohonan do’a dari semua orang agar lancar dan selamat dalam menunaikan ibadah haji.

Jika itu semua terpenuhi InsyaAllah kita akan mendapatkan haji mabrur.Sebab haji mabrur tidak mendapat pahala kecuali Jannah (syurga).

Ciri-ciri haji mabrur yaitu :

– akan bermanfa’at segi spiritualnya dan keilmuannya bagi sekitarnya.

– lebih peduli akan sosialnya terhadap masyarakat sekitarnya.Tidak akan ada orang kelaparan dan kesulitan jika di tempat itu terdapat seseorang yang mendapatkan haji mabrur.

Jadi jika kita akan menunaikan ibadah haji harus betul-betul menata hati,niat betul-betul karena hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.
Semoga di tahun ini kita dipanggil sebagai tamu Allah SWT.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: